SINERGI NYATA DEMI KETAHANAN PANGAN BINTAN! 🌾✨
semangat petani lokal kita memang tidak ada habisnya. Kelompok Tani Sejahtera yang berlokasi di Desa Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, berhasil konsisten menanam padi hingga tiga kali dalam setahun, meski mengelola lahan sawah bukaan baru dengan segala keterbatasannya.
Melihat potensi ini, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Riau turun langsung ke lapangan pada Selasa, 2 Juni 2026. BRMP Kepulauan Riau hadir menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan serta penyuluh pertanian lapangan pendamping, untuk memberikan pendampingan teknologi bagi para petani.
Kepala BRMP Kepri, Rudi Hartono, menyampaikan apresiasi atas semangat Poktan Sejahtera sekaligus sekaligus menyuntikkan semangat baru melalui sosialisasi penerapan standar budidaya padi sawah irigasi.
Dalam pendampingan ini, BRMP Kepulauan Riau memperkenalkan dua varietas unggul baru yang toleran terhadap kondisi pasang surut dan kadar garam tinggi, yakni Inpari 34 Salin Agritan dan Biosalin-1 Agritan yang dikembangkan dari tetua varietas Ciherang. Petani juga mendapatkan edukasi langsung mengenai sistem tanam Jajar Legowo untuk meningkatkan populasi tanaman dan mengoptimalkan hasil panen.
Tak hanya itu, BRMP Kepri turut mengadvokasi perbaikan infrastruktur irigasi di lahan tersebut dengan berkoordinasi bersama Dinas PUPR dan Pertanahan Kabupaten Bintan.
Dengan potensi lahan mencapai 14 hektar, kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas petani Bintan secara berkelanjutan demi mewujudkan kedaulatan pangan di Kepulauan Riau.
Sinergi lintas instansi ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kolaborasi yang kuat, tantangan di lapangan bisa diubah menjadi peluang demi mewujudkan kedaulatan pangan di Bumi Segantang Lada!